9.07.2013

SEBUAH PERJALANAN SEORANG PEREMPUAN

Manusia selama perjalanan hidupnya mengalami proses yang dinamakan perkembangan  dimana di dalamnya terdapat beberapa tahapan-tahapan . Tahap perkembangan manusia akan di mulai dari Bayi, Kanak-kanak, Remaja, Dewasa dan Usia Lanjut.  Salah satu tahapan yang menurut saya menarik untuk di bahas adalah Tahap perkembangan manusia Dewasa. Dalam tahapan ini terdapat sebuah peristiwa yang mana secara naluriah di butuhkan oleh manusia yaitu menjalin hubungan dengan lawan jenis yang dilanjutkan kepada proses lebih lanjut yang bernama pernikahan
Pernikahan merupakan sebuah prosesi sakral yang dilakukan untuk menyatukan 2 manusia berlawanan jenis dan bentuk pengesahan dari hubungan tersebut. Pernikahan menjadi angan-angan setiap orang tentunya dengan membawa harapan-harapan lebih lanjut.  Adakah orang yang menikah hanya bertujuan untuk mengesahkan hubungan saja? Yaah, mungkin memang ada meski itu hanya terjadi pada satu atau dua orang di dunia ini. Secara psikologis, manusia memiliki needs diantaranya untuk melanjutkan keturunan melalui sebuah pernikahan.
Pada tahap selanjutnya kebutuhan yang di inginkan dan dilalui setelah pernikahan adalah memiliki buah hati . Kehadiran buah hati tentu membawa warna tersendiri untuk sebuah keluarga. Kehadiran buah hati akan membawa sebuah kebanggan bagi masing-masing pasangan. Melahirkan buah hati, membesarkan mereka dengan kasih sayang, menyekolahkan sampai dengan melihat mereka tumbuh dengan memberikan kebanggaan kepada kita (orang tuanya).
POSITIF! Wow amazing! Saya kira semua perempuan yang telah menikah akan sangat gembira dengan kondisi ini. Begitu tak terkira dan campur aduk yang mereka rasakan. Antara kegembiraan yang meluap, bingung, kaget, bangga, haru dsb. Terlebih saat harus mengatakan berita kepada si calon ayah dan keluarga lainnya. That’s amazing moment. Tak pelak semua hal terasa sangat berubah dan berbeda. Suami yang begitu perhatian, teman-teman yang selalu memberikan pelayanan ekstra (hehe), serta lingkungan sekitar yang lebih respect terhadap calon bunda.
Hari demi hari, bulan demi bulan akan terlampaui tanpa terasa. Banyak sekali kejadian unik yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Seperti halnya mual, muntah, pusing, kaki bengkak, perut melar, ngidam serta kejadian-kejadian lain yang mewarnai perjalanan sepanjang kehamilan. Semakin lama semakin terasa betapa perut semakin memberat, semakin membesar dan mulai terasa ada makhuk hidup yang bergerak2 di dalam perut bunda (indahnya J).
Ketika saat yang dinanti-nanti tiba, banyak persiapan yang akan di lakukan calon bunda. Mulai dari mempersiapkan baju-baju untuk si kecil, kamar bayi, box, mainan serta yang paling penting barang-barang yang di perlukan dalam melahirkan. Bunda mulai di sarankan untuk banyak berjalan oleh dokter, banyak bergerak, rutin mengikuti senam kehamilan dan latihan-latihan dalam persalinan. Calon ayah dan bunda berharap-harap cemas menanti si buah hati, membayangkan bagaimana nanti wajahnya, cemas dan selalu berdoa untuk proses kelahiran yang sehat.
Hari yang dinanti-nanti pun tiba. Rona kebahagiaan terpancar dari raut wajah sang ayah dan bunda baru. Beribu ucap syukur terpanjatkan kepada-Nya. Mendengar tangisan pertama sang buah hati, menimang dengan hati-hati, merasakan begitu indahnya kelekatan di saat pertama menyusui dan tentunya perasaan menjadi pasangan yang sempurna. Memberikan nama yang indah, membaca “mirip siapa” wajah si kecil, mengajaknya berbicara dengan lembut, menyenandungkan nyanyian pengantar tidur adalah kegiatan-kegiatan yang lucu sekaligus menyenangkan bagi ayah dan bunda.
 Sekelumit perjalanan yang dilalui seorang bunda. Menjadi seorang ibu bagi saya adalah tanggung jawab paling mulia. Rasa sakit ketika melahirkan, rasa kantuk tak tertahan ketika sang buah hati kurang nyenyak di malam hari, rasa lelah, kerepotan mengurus suami, anak dan rumah akan berbuah SURGA. Insyaallah, Aamiin.  Pengorbanan yang tidak ada henti dan keihklasan di butuhkan untuk menjalaninya. Menjadi ibu, menjadi guru , menjadi penasehat dan menjadi penyemangat dalam keluarga adalah tugas mulia dari makhluk yang bernama PEREMPUAN.